Celengan Kata :

Ketika keisengan menghasilkan sebuah karya, bagaimana mungkin sebuah usaha kecil tidak menghasilkan apa-apa?

2

Rabu, 07 Juli 2010 | Kurniawati Jamaluddin

08 Juli 2010 at 00.01am

Ketika angka 2 menjadi begitu istimewa untuk dijadikan sebuah tulisan, itu pasti karenamu.
Ketika angka 2 yang sebenarnya tak bermakna bila kusendiri, kini minta diberi nyawa. Diberi makna.


Sudah 2 bulan kita menjalin ini, menjalin perasaan yang kata orang namanya 'cinta'. yang kata orang namanya 'sayang'. Ah, entahlah saya belum pernah berkenalan dengan mereka-mereka yang bertampang indah itu, mereka-mereka yang menyajikan keindahan tak terperi itu. Tapi sudahlah, kita sebut saja itu sebagai 'cinta' dan 'sayang'. Toh, tak ada ruginya 'kan?

Hey, tapi siapa yang tau kita memupuk rasa ini jauh beberapa bulan yang lalu? Siapa yang tau kalau saya mencintaimu sebelum kau menyatakan cintamu padaku 2 bulan yang lalu? Siapa yang tau kapan jelasnya kau mulai memperhatikan dan akhirnya tertarik dengan pesonaku? Bukankah itu tak terjadi 2 bulan yang lalu melainkan mungkin sejak 2 tahun yang lalu? Sekali lagi, siapa yang tau? Huummh bukankah itu berarti angka 2 tak lagi istimewa?

Tapi sayang, tidakkah penting mengurusi apakah angka 2 adalah angka istimewa? Spesial? Ah, Tentu penting sayang, karena hari ini menjadi bukti. Betapa angka 2 sangat istimewa. Kita ber-2 saling berkasih dengan 2 hati, 2 kepala namun berusaha menyatu dalam 2 takdir yang lagi-lagi berbeda dalam 2 bulan terakhir ini. Awesome. Saya sungguh mencintaimu.

Kita menjalani ini, entah akan selamanya atau mungkin hanya sampai esok hari ketika aku, kau membuka mata. Entahlah.

Tags: | 0 komentar

0 komentar:

:)) :)] ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

type='text/javascript'/>