SAYA AKAN MEMBALAS INI DENGAN KEBAHAGIAAN!
Sabtu, 12 Juni 2010 | Kurniawati Jamaluddin
Kalian tertawa
Melihat tawa cemooh kalian akan terasa lebih sakit dari hunusan pedang paling tajam sekalipun. Lihatlah nanti, saya akan benar-benar membuat kalian sembah sujud dan mengatakan betapa kalian menyesal telah melakukan ini semua!
Tuhan, balaslah air mata sakit ini dengan tawa penuh bangga yang tak terbayar!
Tuhan, ini sakit sakit teramat sakit dan saya tidak rela membuat mereka juga merasakan ini!
Tapi tuhan, kini saya betul-betul diselimuti angkara murka penuh dilema dengan keadaan ini! Cemooh itu, tatapan remeh itu, sungguh membuat setan di tubuh saya terbangun, ya, SAYA AKAN MEMBALAS INI DENGAN KEBAHAGIAAN!
Makanlah cemooh kalian itu, tendanglah pandangan remeh itu, tak usah memuji! Tawa kalian sudah begitu miris terlihat dari sini, sudut mata yang berkaca-kaca ini. Tak usah memuji, tak usah! Ini sudah terlalu menyakitkan, berulang kali dan hampir saja membunuhku. SAYA AKAN MEMBALAS INI DENGAN KEBAHAGIAAN!
Tidakkah kau sadari? Bahkan cemoohanmu begitu berharga untukku, orang tuaku!
*Untukmu dengan lelehan air mata, teramat marah, bukankah tangisan adalah sikap paling ampuh menumpahkan segala kemarahan?
Teruntuk Pak Jamaluddin dan Bu Megawati terkasih.
Terima kasih untuk cemoohan yang membuat saya bersemangat melakukan semua yang akan membuat kalian BANGGA!
0 komentar:
Posting Komentar