HAH!
Rabu, 27 Juli 2011 | Kurniawati Jamaluddin
Bela saja mereka.
Terus, jangan menyerah!
Pojokkan saja kami.
Terus, jangan berhenti!
Sampai suatu saat mereka cukup sadar bahwa orang yang mereka keluarkan tangisnya adalah satu-satunya orang yang sudi menangis bersama penderitaan mereka.
Dik, kalian hebat sekali
Sayangnya, tak tau berterima kasih
Dan mungkin sedikit pelupa.
Karena kau lupa dengan siapa kau berhadapan
Karena kau lupa pengorbanan apa yang kami lakukan untuk kau-kau
Terima kasih
Lanjutkan,
Beritahu saya kalau kau tak lagi fasih membentak!
Beritahu saya kalau etikamu telah kembali padamu!
Tags: curhat alalabumbum, ggrrr | 0 komentar
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar