Seperti Waktu Itu
Sabtu, 07 Mei 2011 | Kurniawati Jamaluddin
Dia kembali seperti Quruw setahun yang lalu. Yang hidup dengan nafas jiwaku yang tak pernah surut. Yang menghabiskan waktunya dengan mereka yang sejiwa. Yang tidak peduli apa yang harus terkorbankan bila memilih untuk tetap bersama dengan para orang yang gila akan kebersamaan itu. Kebersamaan yang kekal, katanya.
Dia kembali seperti Quruw setahun yang lalu. Yang menjadi teman setia tukang becak di perempatan itu ketika satu persatu temannya kembali ke peraduannya masing-masing. Yang ibunya tak lagi sering melihat wajah kusamnya dengan seksama. Yang pulang ketika sebagian orang di rumahnya sudah lelap terhipnotis kantuk.
Dia kembali seperti Quruw setahun yang lalu. Yang menjadi santapan mulut para tetangga. Yang menjadi wanita kurang baik-baik di mata mereka yang tidak tau apa-apa tentang apa yang dia kerjakan.
Dia kembali seperti Quruw setahun yang lalu. Yang merajut mimpi bersama jiwanya. Helai per helai, tapi hey! Lihat! Sebentar lagi mimpinyaa, akan...
UNTUKMU JIWAKU
0 komentar:
Posting Komentar