Celengan Kata :

Ketika keisengan menghasilkan sebuah karya, bagaimana mungkin sebuah usaha kecil tidak menghasilkan apa-apa?

Iya, ini 2013!

Selasa, 01 Januari 2013 | Kurniawati Jamaluddin

Halo.
Ini sudah 2013, bung!
Ini awal tahun yang basah semoga berberkah. Amin.

Tulolonna Mangkasarak,
Kau (atau saya?) melewatkan banyak hal di tahun lalu. Banyak pencapaian yang kuraih, tidak penting sih apakah saya berhasil atau tidak, yang saya tahu banyak pelajaran yang kuraup dari pencapaian itu.

Sebenarnya saya selalu ingin bercerita denganmu, tapi kautahu, lingkunganku menyediakan banyak telinga pendengar sehingga saya sering lupa untuk menceritakannya padamu. Tidak peduli, telinga itu hanya berpura-pura mendengar atau hanya saya yang mengira-ngira mereka mendengar.

Banyak sekali rasa baru yang kucicipi di 2012, semuanya kunikmati. Ada yang setengah mati kutelan ada juga yang seumur hidup ingin kutelan.

Oke, ini postingan yang sangat random tapi siapa yang peduli? Iya, tidak ada. Jadi, ayo lanjutkan!

Saya belum pernah mengenalkanmu dengan kawan baruku? Ya, Zulfah Ramadhani. Saya biasa memanggilnya Ulfah, Upe', atau Mami. Pertemanan kami dimulai dengan permusuhan, kebanyakan hubungan pertemananku memang selalu diwali dengan hal-hal yang berbau ketidaksukaan tapi akhirnya menjadi pertemanan yang begitu akrab lalu menjadi begitu intim. Saya selalu berbicara tentang hal-hal yang tabu untuk kuceritakan kepada orang lain, pun sebaliknya, katanya. Meski itu tidak berarti kami taklagi punya rahasia satu sama lain, tapi kami berusaha saling mengerti. Seperti halnya dengan kehidupan percintaan kami berdua yang yaaaah bisa dibilang 'lil bit complicated. Kami sepakat menyebut hubungan pertemanan kami ini seperti cermin, itu karena (entah kebetulan atau apa) sesuatu yang terjadi atau dirasakan Ulfah, cepat atau lambat akan kurasakan juga, sebaliknya. Tidak jarang kami berbicara setengah-setengah, karena sebelum kami menyelesaikan cerita, saya atau dia akan bilang: "Bah, mengerja'!" dan setelah itu kami akan sama-sama tarik nafas yang dalam. Finally, saya berharap pertemanan cermin kami di tahun ini bisa saling memantulkan bayangan yang baik. Amin.

Hobi?
Sekarang hobiku tersalurkan di lembaga kesenian di fakultasku "Bengkel Sastra a.k.a Bestra". Akhir desember lalu, saya mementaskan sebuh naskah yang luar biasa apik dari Yusef Muldiana "Bulan dan Kerupuk" yang disutradarai oleh kanda Prusdianto Jalil. Gara-gara pementasan itu, tiba-tiba saya tidak dipanggil Quruw lagi di kampus tapi...ANDI INTANG! Huh.

Love life?
Iya, di 2012 cintaku pindah dari hati satu ke hati yang lain. Nomaden (seperti tahun-tahun sebelumnya). Banyak yang datang dan pergi tapi yang saya butuhkan yang datang dan tidak pergi-pergi. Iya, saya maunya kamu!
Saya mulai bosan berkelana, bekalku juga sudah habis. Jadi, hey kamu! Saya menunggumu di 2017..

U're so beautiful 2012, thankiss!
So 2013, I don't want to expect you to be perfect year but...gimme chance to make you wonderful :')

Tags: , , , | 0 komentar

0 komentar:

:)) :)] ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

type='text/javascript'/>