Celengan Kata :

Ketika keisengan menghasilkan sebuah karya, bagaimana mungkin sebuah usaha kecil tidak menghasilkan apa-apa?

Fajri Galleani

Selasa, 14 Agustus 2012 | Kurniawati Jamaluddin

Fajri Galleani
Ia memang cerdik, bayangkan, hampir semua orang percaya bahwa; hidupnya akan lebih baik ketika berkuliah, ada juga yg percaya bahwa dengan kerja hidup kita akan lebih baik, ada juga yang percaya bahwa pemilu akan membuat hidupnya lebih baik, ada juga yang hidupnya diinspirasi oleh 14 inci, ada juga yang percaya bahwa mengambil sesuatu di swalayan atau di toko untuk makan adalah dosa, ia membuat manusia saling membunuh,tapi tangannya bersih.
Ini adalah sebuah pekerjaan yg sangat luar biasa. Ia menebarkan semua,banyak,segalanya, agar setiap orang mempercayai dan meyakininya sebagai sebuah takdir.
- tetapterjaga.
Like · Comment · July 9 at 3:35pm via mobile ·

***

Fajri Galleani
Siapa bilang manusia membutuhkan hutan? Kalo manusia sudah cukup sejuk dengan keberadaan AC.
Siapa bilang manusia membutuhkan imajinasi? Kalo manusia sudah diperhadapkan dengan tipi.
Siapa bilang manusia membutuhkan air? Kalo manusia itu sendiri yang mengotorinya dengan limbah pabrik-pabrik yang berdiri di atas tanah hasil penggusuran.
Siapa bilang manusia membutuhkan waktu luang untuk bersantai? Kalo manusia hanya mengumpulkan tenaganya untuk bekerja lagi dan menjual dirinya keesokan harinya.
Manusia hanya butuh satu; ilusi!
Like · Comment · July 9 at 4:26pm via mobile ·

***

Fajri Galleani
Jadilah bunglon, buat mereka kesulitan sayangku!

Esok tak ada lagi bunglon, tapi bersamaan dengan itu, kita harus menjadi gagak atau srigala atau racun sekalian.
Like · Comment · July 10 at 10:39am via mobile ·

***

Fajri Galleani
http://kokemi.blogspot.com/2012/07/anakanya-dilarang-sekolah-warga-pandang.html
Kita harus berbuat sesuatu untuk kehidupan yang kita cintai; perjuangkan hidup!

Anaknya dilarang sekolah, warga pandang raya protes. | Redaksi Kokemi
kokemi.blogspot.com
Like · Comment · Share · July 10 at 10:51am ·

***

Fajri Galleani
http://perangpandang.wordpress.com/pandang-raya/
Kalau setiap orang,komunitas,dan kelompoknya bisa hidup dan menjalani kehidupannya seperti yang dilakukan oleh zapatista,samin,pandang raya, kenapa mesti menunggu dan mempercayai pemerintah dengan pemilunya untuk memperbaiki kehidupan kita???
Like · Comment · Share · July 11 at 3:32pm ·

***

Fajri Galleani
http://perangpandang.wordpress.com/2012/07/09/simpul-parata-pandang-raya-kita/

Masyarakat pandang raya bangkit dan masih tetap berjuang demi hidupnya.
Mereka juga marah dan akan tetap marah dengan kondisi dunia tempat mereka berpijak, tapi bersamaan dengan itu, mereka membuat alternatif untuk melawan sistem yang mengkerdilkan ini!

Panjang umur perlawanan masyarakat pandang raya!
Panjang umur solidaritas!
Like · Comment · Share · July 11 at 3:42pm ·

***

Fajri Galleani
Ada bedeng nanti jembatan yg terbuat dari rambut yg dibagi tujuh.
Ada juga diliat rekamanta semua selama hidup di dunia.
Ada tommi bidadari yg kalo makan diliatki turun makananka...
Edede... Sambarang tong.....
Ballasimi yg sukaka gocok di wc, diliatmi sama semua orang, yang satuji kakinya, tidak bisami itu kaueh menyebrang, yang dua saja susah apalagi satu.
Rrrrrggghhh...
Like · Comment · July 13 at 2:25am via mobile ·

***

Fajri Galleani
Fasis tai!
Like · Comment · July 14 at 2:36pm via mobile ·

***

Fajri Galleani
Salah satu ciri revolusioner adalah ketika perkataan dan perbuatan menyatu..
{soekarno}

Hahahaha...
Like · Comment · July 14 at 6:50pm via mobile ·

***

Fajri Galleani
Katakanlah; jika aku israel kaupalestia.
Jika aku amerika kau seluruh dunia.
Jika aku miskin kau negara.
Jika aku mati kau kematian lainnya.
_melancholich bitch
Like · Comment · July 19 at 12:01am via mobile ·

***

Fajri Galleani
Saya harus tetap tahan dari godaan orang-orang yang berpuasa.
Saya harus tetap makan,minum,dan bercinta.
Like · Comment · July 22 at 9:41pm via mobile ·

***


Fajri Galleani
http://kontinum.org/2012/07/ambisi-mereka-adalah-mengubur-hidup-kita/
Yang mereka ingin adalah kita tergusur,miskin,terbuang dan tentunya sangat menghendaki kepatuhan kita!
Ambil kembali kontrol atas dirimu,keluargamu,komunitasmu dari gempuran negara dan kapital!
Like · Comment · Share · July 24 at 6:45am ·

***

Fajri Galleani
Aku bahkan telah lupa cara mengendarai sepeda tanpamu.
Aku juga tak bisa mencuci pakaian ketika sehelaipun tak ada bercak mani-nya.
Aku rindu padamu.
Like · Comment · July 24 at 7:16am via mobile ·

***

Fajri Galleani
http://kontinum.org/2012/07/musik-kami-wawancara-efek-rumah-kaca/

Saya semakin percaya dengan slogan bahwa "seni telah mati".
Alasannya selalu sama; berkarya, padahal hanya menjual.
Radikal memang menjual.
Like · Comment · Share · July 24 at 7:21pm ·

***

Fajri Galleani
http://sehat-aktif.blogspot.com/2012/07/seks-membuat-kulit-lebih-cantik.html
dari pada membeli kosmetik mahal nan merusak kulit, mending kita kembali pada sesuatu yg lebih alamiah...
selamat mencoba, dan sebaiknya bergegaslah!!!!
lupakan dosa, karna itu hanya ilusi!
Like · Comment · Share · July 26 at 3:44pm ·

***

Fajri Galleani
sekarang semua bisa dibisnisi, mulai dari vagina, kontol, pantat,baju, celana, sarung, adat lokal, pendidikan, buku, tentara, polisi, tai, air seni, seni, gerakan radikal (aksi damai, aksi rusuh), tanah, hutan, minuman, makanan, dan masih banyak lagi....

terus, apalagi dong yang tersisa???
Like · Comment · July 26 at 9:57pm ·

***

Fajri Galleani
Sudahlah....
Kalian menamainya seni atau apa kek, tetap saja kalian adalah produk yg dipakai dan digunakan untuk kepentingan pasar.
Pake istilah seni kerakyatan,seni ke tai an, sama saja. Tak usah bangga dengan apa yg kalian dapatkan di atas panggung. Lagian kalian tak sadarkan(mungkin ada sih) kalo yg ada di depan kalian itu adalah kurator bangsat yang sok tahu tentang keindahan seni. Dan kalian sendiri tetap masih mengamininya kan???
_untuk semua yg menamai dirinya pekerja seni.
Like · Comment · July 27 at 7:45am via mobile ·

***

Fajri Galleani
hehehe...
tabe' di....
parTAI, politisi, tim sukses semua sama: mulutnya penuh tinjah.
Like · Comment · August 4 at 4:57am ·

***

Fajri Galleani
pekerja seni kampret!
Like · Comment · August 4 at 5:02am ·

***

Fajri Galleani
Wajar saja ketika para mantan aktivis mahasiswa nantinya menjadi tim sukses, birokrat, ataupun menjadi politisi saat setelah menyelesaikan studi mereka. karena di dalam kehidupan bermahasiswa, mereka diajar, dididik, dikaderisasi untuk menjadi birokrat tengik baru, liat saja model mereka berorganisasi; sangat kaku. mereka percaya dan sangat yakin bahwa merekalah para penerus bangsa. mereka_para mahasiswa, melihat perubahan hanya sebatas reformasi atau mengganti sistem dan rezim, dan tak melihat kapitalisme sebagai kekuatan yang betul2 telah mengendap dalam kehidupan keseharian kita, ia tak akan bisa dihancurkan dengan mereformasi sistem,bahkan dalam bentuk pemerintahan sosialis sekalipun. Kekolotan dan kemiskinan hidup mahasiswa jg terjadi di kehidupan para Pekerja Seni Kampus (PSK): mereka juga diperhadapkan pada kehidupan yang serba kompetitif dan mengamininya pula dan tak mau keluar dari lingkar kepatuhan, anti kritik, dan monoton (mereka rajin dan bangga ketika berada di depan kurator bangsat dan melakukan sebuah pementasan). hahahaha...
kawan, seni telah mati, jangan nikmati bangkainya!!!
Like · Comment · August 4 at 6:54pm ·

***

Fajri Galleani
apa coba yang bisa dibanggakan menjadi tim sukses???
Like · Comment · August 5 at 4:15am ·

***

Fajri Galleani
Menuntut hak adalah bukti dari kelemahan sebuah perjuangan.
Banyak di antara organisasi atau kelompok revolusioner justru berkata " jangan rampas hak kami, atau ini adalah hak kami". Ini adalah sebuah pebuktian bahwa mereka memang lemah!!!
Kenapa tidak Mengatakan; "jangan macam-macam dengan kami!!!" atau langsung saja tendang kepala mereka.
Like · Comment · August 6 at 4:38am via mobile·

***

Fajri Galleani
Pendidikan tak butuh orang cerdas!
Pendidikan hanya butuh orang yang patuh!

*pendidikansampah.com
Like · Comment · August 7 at 5:06pm via mobile ·

***

Fajri Galleani
cinta itu penghancur alienasi.

ia menentang agama, melawan adat, melupakan hukum dan segala yang menghalanginya untuk tetap berada pada apa yang ia yakini.
Like · Comment · August 8 at 5:12am ·

***

Fajri Galleani
Dari semua slogan andalan para politisi, tak ada yg menarik perhatianku dan ingin berpartisipasi didalamnya seperti beberapa teman yg menjadi tim sukses...heheheh
lihat saja:
-Don't stop komandan! (enak saja, emang saya bawahanmu. lagian apa yg pernah kau berikan pada saya kecuali kelaparan,aturan,penggusuran dan segala macam kebohonganmu tentang kesejahteraan???)
-semangat baru. (oee, dari dulu sampai sekarang tak ada yg baru yg kau lakukan selain memberi janji, menbear kebohongan, dan menjual agama)
-garuda-na. (enak saja, saya bukan orang tolol yang percaya dengan garuda, atau apapun yang kebanyakan orang memberi hormat pada benda lainnya seperti bendera).
jadi masihkah saya butuh kau????
kurasa tidak!
selamat menikmati iklan kebohongan para politisi dan partai.
Like · Comment · about an hour ago ·

***

Tags: | 0 komentar

0 komentar:

:)) :)] ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

type='text/javascript'/>