Celengan Kata :

Ketika keisengan menghasilkan sebuah karya, bagaimana mungkin sebuah usaha kecil tidak menghasilkan apa-apa?

Notes

Kamis, 20 Oktober 2011 | Kurniawati Jamaluddin

Setelah jarang OL PC, saya lebih sering menumpahkan isi kepala saya di fasilitas notes di hape saya. Tentang apa saja, dan, ini...

07:16am, Mon 29/08/2011
Saya percaya setiap orang punya keyakinan masing-masing terhadap apa yang biasa kita sebut Tuhan (seorang atheis sekalipun punya keyakinan bahwa Tuhan tidaklah ada). Dan saya juga percaya semua orang punya hak untuk meyakini apa yang telah diyakininya dan menjalani apa yang Ia percaya. Dan saya lebih percaya, bahwa tak ada satu orang pun yang berhak mencampuri apalagi mencemooh keyakinan yang orang lain teguh. Apapun alasannya dan sebesar apapun kekuasaannya! Bila menghargai keyakinan orang lain amatlah susah, cobalah untuk sekedar menerimanya saja!

09:38am, Sun 04/09/2011
Ada gemuruh tak terdefinisi. Yang membuat gundah, lalu meluluhkanku. Ada sesuatu yang tak kukenal. Begitu asing, lalu melenakanku. Entah apa, kita sebut saja ini GALAU.

09:10pm, Fri 09/09/2011
Malam ini rindu itu menganga lalu tumbuh di hatiku. Lalu rindu itu menguap dan tumpah di sudut mataku. Egoku mencengkram kedua mataku lalu memerasnya sampai habis, mengurasnya sampai kering. Tapi, rindu itu masih.

03:25pm, Mon 12/09/2011
Semuanya terjadi begitu saja. Aku mengecewakanmu, aku mengulur waktu untuk meredam kecewamu, aku menghubungimu, kau tak menggubrisnya, aku menyerah, kau marah, dan aku tak tau apa-apa lagi selain merindukanmu.

02:40pm, Fri 23/09/2011
Terkadang, berkhayal jadi orang lain untuk melihat bagaimana saya di mata orang lain.

09:19pm, Fri 23/09/2011
Sayang, kita masih berpijak di tanah yang sama, tapi tak lagi sejalan.
Sayang, kita masih bernaung di langit yang sama tapi ak lagi searah.
Kau selalu saja menganggap perbedaan harus dimusnahkan, kau terlalu sering menyeragamkan apa yang ada di sekitarmu. Dan aku? Selalu menyatukan perbedaan yang ada tapi tak membuatnya sama. Aku terlalu suka meragamkan apa yang ada di sekitarku.
Sayang, kita satu tapi tak harus sama. Kau masih ma bersamaku 'kan, sayang?

02:58pm, Sat 24/09/2011
Setiap orang yang datang di hidupmu membawa cerita masing-masing. Ada yang membawa keceriaan, ada yang membawa kegelisahan, ada yang membawa tawa, ada yang membawa tangis, ada yang membawa cinta, ada juga yang membawa perih. Yang jelas, setiap orang yang datang dalam hidupmu adalah pilihanmu sendiri. Jadi, jangan pernah biarkan dirimu menyesali seseorang yang datang lalu memberimu gundah derita. Biarkan dia melengkapi alur liku hidupmu dengan pelajaran-pelajaran dengan caranya sendiri.
Oh ya, jangan sampai lupa beri syukurmu atas kedatangan orang yang telah mencetak banyak renyahan tawa yang membahagiakanmu!

09:09pm, Tue 27/09/2011
Semuanya terasa begitu hampa. Begitu sulit, begitu tak terjangkau. Mati? Belum!
Tak ada tempat berbagi selain semburat bayangan yang buta, bisu, dan oh! Semoga tak tuli.

01:40am, Wed 05/10/2011
Kau bukan hidup dan matiku, karena kau yang menghidupkan hidupku dan mematikan matiku. Kau bukan separuh nafasku, karena cinta ini tak membuatku kehilangan nafas lalu tak lagi bisa mencintaimu. Kau juga bukan belahan jiwaku, karena jiwaku tak pernah tak utuh meski cinta tak lagi untukku. Ini cintaku, mana cintamu?

09:08am, ue 11/10/2011
Sayang, beritahu aku cara mencintai-Mu. Beritahu aku cara bersyukur atas semua kasih-Mu. Ayolah Sayang, beritahu aku cara yang pantas untuk menunjukkan cintaku pada-Mu. Aku mencintai-Mu, dengan sangat. Sungguh!

11:01pm, Thu 13/10/2011
Bila hatimu tak lagi untukku, katakanlah. Kita bisa berakhir kapan saja, lalu merayap menjadi aku dan kau. Sayang, jatuh cinta itu biasa saja (itu kata lagu yang pernah kudengar, dan aku setuju). Aku tak perlu mendiktemu tentang kesetiaan atau pengorbanan, karena kutahu kau sudah amat fasih, sayang.
Bila cintamu tak sehangat dulu, katakanlah. Bila tak bisa kuhangatkan lagi, kita bisa berakhir kapan saja, sayang. Sesukamu. Karena sayang, aku dan kau tak perlu menjadi kita bila kau tak mau. Bla aku tak ingin. Karena sayang, (sekali lagi) jatuh cinta itu biasa saja. Kita bisa menjadi kita kapan saja, juga bisa tak menjadi kita kapan saja. Sesukamu, sayang. Sesukaku.

01:38pm, Fri 14/10/2011
Temanku, kau tak perlu repot memberiku seuntum mawar merah yang kau beli dengan menahan lapar dahagamu hari ini. Temanku, kau lagi-lagi tak perlu memberiku sepotong coklat nikmat yang kau beli dengan menahan keinginanmu membeli kamus linguistik murahan di emperan jalan itu. Teman, kau tak perlu merangkai kata cinta dengan sebait puisi yang bahkan melebihi perasaanmu padaku sesungguhnya. Temanku yang baik hati nan sederhana, sesederhana penolakanku, aku tak cinta kau.

10:38pm, Wed 19/10/2011
Jangan, tolonglah. Kau sudah sangat berharga di singgasana itu. Jangan lagi kau mengharapkan kedudukan yang lebih lagi, karena tak akan kau dapatkan.
Tolonglah, jangan. Semua ini cukup bagiku dan seharusnya juga bagimu. Jangan hadirkan sesuatu yang asing di tengah-tengah kita, aku tak terbiasa dan TAK SUKA. Cukuplah ini, kau sudah sangat berharga. Tak perlu menaikkan hara lebih tinggi lagi, karena kau hanya akan menjadi murahan Jadi, cukup ya?

10:42pm. Wed 19/10/2011
Gadis, dengar ini, aku punya cerita di negeriku yang sekarang. Di sini, kata cinta, kasih sayang, gombal picisan sampai gombal ala Kahlil Gibran begitu mudah dan...murah di dapatkan. Aku serius.
Gadis, poles sedikit wajahmu kusammu dengan bedak murahanmu itu lalu beri sedikit lagis entuhan merah di bibir tebalmu itu. Dan kau akan mereguk sanjung pujian dahsyat dari mulut lelaki-lelaki itu, meski sesaat.
Gadis, kibaskan rambutmu gemulai lalu berlenggoklah di koridor itu. Anggap koridor itu menjadi karpet merahmu yang agung, anggap tatapan mata-mata liar itu menjadi sorot kamera yang mendambakanmu. Dan kau, akan mendapatkan semua cinta kasih, meski palsu. Meski godaan itu lebih kau anggap melecehkanmu, tapi, tetaplah seperti itu gadis. Bermainlah sampai kau bosan. Nikmati sajalah itu, sampai kau tak lagi mau menikmatinya.


***

Dedicated for my belovely 'eyang'.
Thanks for spirit ATIKA DWI KUSUMA

Tags: | 4 komentar

4 komentar:

Syamsul Arif Galib mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Syamsul Arif Galib mengatakan...

Mau ngomment soal yaang atheist itu ah. Secara sekarang kuliah nya di Religious and Cross Cultural Studies :D Atheist itu betul betul gak percaya akan Tuhan lo. Bagi mereka Tuhan itu tidak ada. Kalaupun ada yang menyebut diri mereka atheist namun kemudian tetap percaya Tuhan maka dia sebetulnya gak ngerti konsep atheist itu sendiri. Mereka yang gak memilih beragama namun tetap yakin adanya Tuhan ataupun kekuatan lain yang menguasai semesta ini disebut "agnostic." Semoga mencerahkan :-p

Kurniawati Jamaluddin mengatakan...

Makasih sudah mau berbagi kak :D Nah, maksudku gini kak, seorang atheist punya kepercayaan yaitu percaya bahwa Tuhan benar-benar nda ada. Jadi org yg benar2 nda percaya tetap punya kepercayaan akan ketidakpercayaannya itu, bener nda sih? Mohon pencerahannya lagi hahaha

Monyet Liar mengatakan...

kuruuuuuuuuw..
saya baru baca blogmu yang ini sista..
percaya pada ketidakpercayaan itu juga kerepcayaan di? hehehehehehhe..

T (malamdanhujan)

:)) :)] ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

type='text/javascript'/>